KULINER
Muhammad Dika Bima Satria | Mei 18, 2024
Sejarah
Makanan Khas Kalimantan Selatan ialah soto banjar, makanan paling terkenal di Kalimantan Selatan ini
banyak juga disuguhkan untuk menu andalan restoran- restoran besar. Memang Indonesia memiliki banyak
sekali soto, kalau untuk soto banjar mempunyai ciri khas tersendiri. Kuahnya bening, dan biasanya
dimakan memakai kupat bukan nasi. Makanan khas kedua yaitu ketupat kandangan, bernama kandangan karena
ketupat ini berasal dari daerah Kandangan. Bahan pembuatan ketupat menggunakan beras seperti biasa,
hanya terlihat lebih padat. Ketupat Kandangan bisa mereka konsumsi pagi, siang, maupun sore. Pengolahan
makanannya menggunakan teknik masak langsung bersama santan.
Makanan favorit ketiga ada manday, kuliner ini menggunakan kulit cempedak. Cara pembuatannya cukup unik,
karena kulit cempedak akan diawetkan dahulu dalam waktu yang cukup lama. Memasaknya dengan cara
digoreng, tetapi banyak juga yang mereka buat gule, dan bakar. Untuk penyempurnaan rasa, biasanya
cempedak masih ditambahkan rempah-rempah khusus. Untuk makanan yang keempat yaitu iwak pakasam, dari
namanya saja sudah jelas terbuat dari ikan pakasam yang dicampur dengan kunyit, beras, dan garam.
Makanan special ini biasa tersaji untuk makan siang, ikan juga fresh dari sungai sekitar.
Filosofi
Nama Soto Banjar sendiri diambil dari nama suku mayoritas yang mendiami wilayah Kalimantan Selatan yakni suku Banjar. Namun ada juga versi lain yang menyebutkan konon Soto Banjar dibawa oleh tentara Demak ketika memberikan bantuan kepada Kerajaan Banjar. Soto Banjar sudah disajikan secara turun temurun sejak ratusan tahun lalu. Resepnya dibagikan sebagai warisan kuliner masyarakat Banjar. Yang membedakan soto Banjar dengan soto dari Jawa adalah tambahan rempah kering yang membuatnya semakin harum.
Funfact
Soto Banjar adalah soto khas suku Banjar, Kalimantan Selatan dengan bahan utama ayam serta memiliki aroma harum rempah-rempah seperti kayu manis, biji pala, dan cengkih. Adakalanya pembuatan kuah soto Banjar dapat dicampurkan dengan sedikit susu yang membuat warna kuahnya mejadi tidak bening, tetapi sedikit keruh.